Peraturan permainan bola basket dan Pelanggaran dalam Bola Basket

Peraturan permainan bola basket - Dalam pertandingan olahraga atau apapun yang akan membuat tontonan menjadi menarik adalah aturan permainan dan kepatuhan masing - masing tim terhadap peraturan sehingga permainan akan berjalan dengan sportif dan masing-masing pemain dapat mengeluarkan semua skill individu. Begitu juga di pertandingan basket, aturan permainan bola basket akan membatasi setiap individu untuk tidak bertindak sewenang-wenang.

Hal ini tak terbayangkan jika pertandingan digelar tanpa basket permainan regulasi yang jelas, yang ada hanya akan menjadi perkelahian antar team. Lalu bagaimana aturan resmi dalam permainan basket?

Jika kita melihat pertandingan basket di televisi adalah wasit yang memimpin jalannya pertandingan, di sini pengadilan atas dasar bahwa akan menjadi sebuah tontonan yang menarik. Setelah sebelumnya belajar teknik dasar basket, berikut ini adalah aturan umum basket yang harus ditaati oleh semua pihak:

  1. Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
  2. Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
  3. Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
  4. Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
  5. Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
  6. Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
  7. Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
  8. Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
  9. Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
  10. Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
  11. Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
  12. Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
  13. Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang





 Pelanggaran Dalam Bermain Basket
 
Dalam peraturan permainan bola basket, bukan hanya tentang cara bermain saja yang diperhatikan oleh wasit, tapi juga setiap gerakan dan kesalahan berlebihan. Teknik yang baik namun tak diimbangi dengan permainan yang baik dan sesuai aturan bisa-bisa malah membuahkan pelanggaran dan dapat terdiskualifikasi dari permainan.

Bagi setiap calon pemain bola basket atau yang masih pemula, disarankan untuk mengenal lebih jauh tentang peraturan permainan pada olahraga bola basket. Tak ketinggalan, setiap kondisi yang dianggap sebagai pelanggaran pun patut untuk diketahui agar setiap pemain terlepas dari apapun posisi pemain basket bisa menghindari kondisi-kondisi tersebut dengan bermain secara benar.

Ketentuan tentang jenis pelanggaran termasuk dalam permainan regulasi basket. Setiap pelanggaran akan dihukum sesuai dengan jenis pelanggaran, sehingga pelanggaran yang sebenarnya dalam permainan basket yang dikelompokkan menjadi beberapa klasifikasi. Berikut ini adalah beberapa jenis pelanggaran yang merupakan bagian dari aturan basket:


1. Jumping
Pelanggaran ini bakal diberikan ketika pemainnya mau melakukan tembakan dengan cara melompat, tapi akhirnya gak jadi menembak.

2. Pushing
Dari namanya aja udah bisa ditebak kalo artinya mendorong. Wasit bakal menganggap ini pelanggaran waktu seorang pemain mendorong pemain dari tim lawan dengan sengaja.

3. Blocking Foul
Wasit bakal langsung menyetop pemain yang jadi penghalang atau secara sengaja menghalangi pemain dari tim lawan.

4. Back Court atau Back Ball
Nah, kalo yang satu ini adalah jenis pelanggaran yang diberikan kepada pemain yang membawa bola kembali ke area pertahanan, padahal pemain udah melewati garis tengah.

5. Traveling
Khusus yang satu ini adalah pelanggaran yang sering banget dilakukan sama para pemain, bro. Pelanggaran bisa diberikan ke pemain ketika seorang pemain gak menggiring bola dalam 3 langkah sambil jalan ataupun lari. Buat kamu yang sering main basket pasti ngerti banget kalo bola harus terus digiring dalam 3 langkah selama permainan berlangsung.

6. Foul
Dalam setiap permainan bola basket yang berlangsung, khususnya pada pertandingan-pertandingan resmi, foul bakal jelas berlaku dan biasanya dikarenakan oleh pemain yang melanggar pemain dari tim lawan. Wasit akan menanggap ini pelanggaran ketika pemain tersebut melanggar dengan posisi defense atau reaching yang salah. Kalo dilihat wasit, dia gak segan-segan bakal ngasih tau  bahwa itu salah.

7. Offensive Foul
 Saat kita menabrak lawan yang dalam posisi hands up atau charge yang benar, saat kita melakukan ilegal pick

8.Technical Foul. 
Pelanggaran yang berhubungan dengan peraturan permainan secara teknis seperti seseorang memprotes wasit terus - menerus dengan kasar, tidak menghargai wasit, mengeluarkan kata - kata kotor, melakukan kekerasan pada lawan, bench melakukan hal - hal yang tidak seharusnya, memaki, dan lain - lain.


9.Three Seconds Violation.
Pelanggaran yang diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas (key area) selama 3 detik.

10.Offensive 3 second
Pelanggaran karena diam di post atau area tim lawan selama 3 detik pada saat lawan defense. Bola berpindah ke pihak lawan.

11.Deffensive 3 second.  
Pelanggaran karena diam di area tim sendiri selama 3 detik pada saat lawan melakukan offense. Lawan diijinkan melakukan 1 throw-in.
30-second violation (sekarang 24-second violation). Pelanggaran pemain tim A tidak melakukan shoot atau lay-up atau dunk ke ring lawan melewati batas waktu 30 detik (sekarang jadi 24 detik). Bola berpindah ke pihak Tim B.

12.Peraturan 10-second violation (sekarang jadi 8-second violation).
 Pemain Tim A tidak keluar dari posisi defense (setengah lapangan tim A) selama 10 detik (sekarang jadi 8 detik) setelah bola dipegang oleh pemain tim A yang lain yang melakukan offense dan sedang berada di area tim B (setengah lapangan tim B). Bola kemudian beralih ke tim B.

13.Back Ball atau Back Court
Pelanggaran karena pemain yang membawa bola kembali ke daerah pertahanan setelah melewati garis tengah.

14.Pelanggaran Perorangan 
Karena merupakan pelanggaran perorangan, itu artinya pelanggaran terjadi sebagai akibat dari pemain yang melakukan pelanggaran peraturan yang berlaku selama pertandingan. Tak hanya itu, seorang pemain dianggap pelanggaran apabila melakukan kontak fisik dengan pemain tim lawan yang padahal sama sekali tidak diperbolehkan karena hal ini juga akan memicu kericuhan antar tim.Pelanggaran perorangan juga disebut dengan istilah personal foul. Untuk pelanggaran perorangan ini, maksimal hanya 4 kali foul dan kalau seorang pemain melakukan lebih dari 4 kali, pada foul ke-5 akan langsung wasit kenai foul out.
 
15.Pelanggaran Tim
Dalam pelanggaran jenis ini tentu merupakan pelanggaran yang dikenakan dalam satu tim pada setiap babaknya. Ketika sebuah tim sudah memperoleh 5 poin, wasit pun akan memberikan kesempatan free throw kepada tim lawan.


Itulah sedikit informasi mengenai pelanggaran dalam bola basket dan Peraturan dalam Bermain Bola Basket yang kiranya dapat menjadi pengetahuan kita bersama. Kiranya segala teknik dasar permainan bola basket dapat dilakukan dengan benar dan setiap aturan berlaku bisa diikuti dengan baik oleh setiap pemain selama pertandingan berlangsung agar tak membuahkan pelanggaran apalagi sampai harus hengkang dari pertandingan karena pelanggaran tersebut. 

Penelusuran yang terkait dengan Peraturan permainan bola basket dan Pelanggaran dalam Bola Basket

pelanggaran dalam permainan bola basket dan hukumannya

0 Response to "Peraturan permainan bola basket dan Pelanggaran dalam Bola Basket"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel